Gunakan Drone dan Anjing Pelacak, Team Cobra Sukses Bekuk Maling Sapi

By Admin Lpkpk 02 Mar 2019, 07:51:22 WIB Kriminal
Gunakan Drone dan Anjing Pelacak, Team Cobra Sukses Bekuk Maling Sapi

Lumajang,suaralpkpk.com - Jajaran Anggota Polres Lumajang berhasil mengungkap dan mengamankan seorang pemuda bernama, Kusnan Fauzi yang 
merupakan dalang dari hilangnya tiga (3) ekor sapi milik Sukir, warga Desa. Bades Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang kamis lalu, sabtu (02/03/2019).

Heroik dan dramatis Anggota Polri dalam upaya penangkapan pelaku, hingga harus penggunaan drone serta anjing pelacak untuk meringkus tersangka. Penggunaan drone serta anjing pelacak ini adalah terobosan bagi Polres Lumajang dalam setiap pengungkapan kasus seperti yang terjadi kali ini.

Drone sendiri diterbangkan sejak awal proses pengepungan di rumah pelaku, agar pelaku tidak bisa meloloskan diri karena terpantau melalui tayangan Visual dari atas menggunakan drone. Sedangkan anjing pelacak sendiri diterjunkan untuk mencari bekas jejak yang ditinggalkan oleh pelaku, sehingga anjing pelacak atau yang biasa disebut K9 Unit ini bisa dapat menunjukan arah kepada petugas dimana  persembunyian pelaku.

Baca Lainnya :

Kapolres Lumajang,AKBP DR. Muhammad Arsal Sahban S.H. S.I.K. M.H. M.M. yang juga turun langsung dalam penggerebekan pelaku ini merasa bangga dengan kinerja para Anggotanya.

“Ini menjadi keberhasilan bersama, bukan hanya saya sebagai Kapolres Lumajang. Saya sangat mengapresiasi penyekatan dengan penggunaan alat drone, beserta adanya Unit K9 dalam aksi pengepungan ini, Show of force kami kemarin adalah signal nyata bagi para pelaku kejahatan, bahwa kami akan berjuang habis-habisan dalam tindakan Represif terhadap para pelaku kejahatan,” tegas Arsal.

AKP Hasran Cobra selaku Kasat Reskrim Polres Lumajang, menuturkan bahwa pelaku telah melanggar pasal 363 KUHP.

“Pelaku ini diketahui dalam aksi pencurian sapi, yang mana telah melanggar Pasal, 363 KUHP. dengan ancaman pidana kurungan penjara maksimal lima (5)tahun. Dan Kami akan mengembangkan khasus ini, karena saya sangat yakin pelaku memiliki jaringan atas kasus pencurian sapi,” Ucapnya. 

Tutik (24) tahun salah satu Warga desa.  Selok Anyar yang saat dikonfirmasi tentang kejadian penggerebekan maling sapi yang baru saja terjadi, mengaku sempat kaget melihat banyak polisi dikampungnya.

“kaget saya melihat banyak pak polisi. pakaiannya beda dengan polisi biasanya, ini ada tulisan Cobra didadanya, saya lihat mereka juga terbangkan suatu benda kecil Yang mirip seperti pesawat mainan yang berputar-putar di atas kampung, dan juga ada anjing besar warna hitam yang dibawa Polisinya mengendus-endus jalanan,”kata tutik," (Shelor).




Komentar Melalui Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tampilkan semua Komentar

Tulis Komentar