Terkait Penyerahan Dana Talangan Dari H Abdul Halim Muslih Pada Petani Bawang Merah Nawungan
www suara lpkpk com, cerdas faktual terpercaya

By SuaraLPKPK.com 12 Okt 2021, 18:32:30 WIB Suara Provinsi
Terkait Penyerahan Dana Talangan Dari H Abdul Halim Muslih Pada Petani Bawang  Merah Nawungan




Baca Lainnya :

Bantul, SuaraLP-KPK- Sejak mendampingi 5 orang perwakilan petani, membuat laporan polisi atas dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan yang diduga dilakukan oleh SS dan WH menggunakan PT. 3M (perusahaan fiktif), di Polres Bantul, PBH Projotamansari terus menerus berkoordinasi dengan seluruh pihak dan berkomunikasi secara aktif dengan Bpk. H. Abdul Halim Muslih, terkait kesanggupan Bpk. H. Abdul Halim Muslih yang juga merupakan Bupati Bantul saat ini untuk memberikan dana talangan secara pribadi kepada petani bawang merah Nawungan anggota Kelompok Tani Lestari Mulyo yang menjadi korban dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan. 


Pada hari Senin, 11 Oktober 2021 PBH Projotamansari telah mendapatkan konfirmasi dari Bpk. H. Abdul Halim Muslih, terkait realisasi pemberian dana talangan kepada petani korban dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan di Dusun Nawungan I segera setelah mendapatkan konfirmasi, PBH Projotamansari berkomunikasi dengan Bpk. Jurianto untuk mengkonfirmasi tempat pelaksanaan sekitar pukul 20.05 WIB.


H. Abdul Halim Muslih beserta rombongan dan PBH Projotamansari sampai di tempat pertemuan (SDN Nawungan). Di lokasi pertemuan petani dari anggota Kelompok Tani Lestari Mulyo telah berkumpul, juga hadir Kepala DPPKP Bantul (Yus Warseno, S.Pi., M.Sc.), Panewu Imogiri (Slamet), serta perwakilan dari TNI Polri.


Acara dipandu oleh Panewu Imogiri. Dimulai dengan sambutan dari perwakilan tim advokasi PBH Projotamansari (Albertus Iswadi, S.H.)


Albertus Iswadi, menyampaikan bahwa dana talangan yang diberikan kepada H. Abdul Halim Muslih secara pribadi kepada petani tidak menghapus pertanggungjawaban pidana dari para pelaku yang diduga dilakukan SS dan WH yang telah dilaporkan petani di Polres Bantul, proses hukum akan terus berjalan dan Polres Bantul diharapkan bertindak secara profesional demi terpenuhinya hak-hak dan rasa keadilan bagi korban.


H. Abdul Halim Muslih dalam sambutannya berharap agar ke depannya petani Bantul lebih berhati-hati dan teliti dalam menjual hasil produk pertaniannya, dan tidak mudah terlena dengan orang-orang yang mengatasnamakan dinas maupun bupati sebab seluruh tindakan pemerintah selalu terikat aturan dan prosedur ketika memberikan rekomendasi kepada pihak ketiga dalam program-program peningkatan kesejahteraan dan perekonomian di wilayah Bantul.


H. Abdul Halim Muslih juga menjelaskan bahwa dana talangan tersebut sebagai bentuk kepedulian beliau sebagai orang yang dituakan, dan menjadi kewajiban beliau untuk mengayomi warga Bantul, meski nilai dana talangan tidak sebesar nilai kerugian petani Rp 151.372.765,- dari kerugian Rp 384.080.000,- namun diharapkan dengan dana talangan tersebut, petani dapat kembali menanam dan terus produksi.


Perwakilan petani dalam pertemuan (Mbah Wahyo) menyambut baik dan berterimakasih atas apa yang dilakukan oleh Bpk. H. Abdul Halim Muslih, dan di sisi lain juga mendukung penuh upaya hukum bersama PBH Projotamansari sebab dalam pandangan Mbah Wahyo, petani baru akan merasa puas jika seluruh kerugian telah dibayarkan oleh para pelaku.


Kontributor : Khumeri

Publizer:Suryo




Komentar Melalui Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tampilkan semua Komentar

Tulis Komentar

Sekilas Info


Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Menyalinkode AMP
Menyalinkode AMP
[Menyalin] kode AMP