PT DAP dan PT BAP Sengaja Kangkangi UU no 4 tahun 2009 Mengeruk pasir dan kerikil dipakai dijual

By SuaraLPKPK.com 16 Okt 2021, 15:40:20 WIB Suara daerah
PT DAP dan PT BAP Sengaja Kangkangi UU no 4 tahun 2009 Mengeruk pasir dan kerikil dipakai dijual

Keterangan Gambar : PT DAP dan PT BAP Sengaja Kangkangi UU no 4 tahun 2009 Mengeruk pasir& kerikil memakai dan Menjual di pesisir selatan Sumbar


PT DAP dan PT BAP Sengaja Kangkangi UU no 4 tahun 2009 Mengeruk pasir dan kerikil  memakai serta Menjual di pesisir selatan Sumbar 


Sumbar pesisir selatan

Baca Lainnya :

Suaralpkpk.com

PT DAP & PT BAP yang dapat proyek dua titik di pesisir selatan kecamatan sutera koto baru d batang surantih batu Jetty pengaman sungai dan di Ampiang Parak Masih kecamatan sutera proyek jalan irigasi.


Hasil dari survey kami di saat kami di lokasi  kota baru d batang surantih pas alat bekerja dan ada pekerja yang lagi ngadukan semen dengan pasir, kami sebagai kontrol sosial mempertanyakan pasir dari mana ini pak ? Pekerja menjawab pasir di sini lah PK, kalau batu dari kayu aro dekat sungai di atas sana jaranya kira 3 km, ujarnya.


Tim Komnas LP KPK Komisi Nasional Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan ZULHAKIM saat bicara dengan pekerja memotret alat yg lagi beroperasi saat itu lah pelaksana EK menyapa dan membawa kami ke warung dengan pembicaraan, EK lah kami menelusuri bahwa pasir disini di jual ketempat lain dan wali nagari SB pun ikut campur Pak, tutur EK.


Setelah dari batang surantih kami menuju ke ampiang Parak dalam di sini kami temui beberapa tumpukan pasir dan kerikil konfirmasi kami dengan masyarakat setempat betul datangnya dari batang surantih koto baru kecamatan sutera, ungkap dari salah satu warga yang enggan menyebutkan identitasnya.


Jelas sudah dua PT ini sudah tergolong Nakal sebagai pemenang tender APBD kok berani meraih keuntungan dari hasil mengeruk pasir di lokasi pekerjaan tanpa IUP dan IUPK dan demi kebutuhan proyek nya bearni memakai material ilegal dan menjual ke lain tempat ini sangat bertentangan dengan UU no 4 tahun 2009, ucap salah satu dari Tim Komnas LP KPK Komisi Nasional Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan. 


Kami berharap kepada pihak yang berwenang untuk menindak lanjuti perbuatan perusahaan yang sengaja meraih keuntungan besar dan tidak mematuhi UU Republik Indonesia yg berlaku.

Kami dari investigasi Komnas LP KPK pusat ZH berharap kepada APH Aparat Penegak Hukum untuk percepatan proses Dumas kami yang kami serahkan tanggal 28 September 2021 di ruangan Kasubdit 4 Polda Sumatra barat guna untuk memberi pelajaran dan sangsi pidana  atau sifat jerah kepada perusahaan kontraktor yang membandel semau nya di lapangan, tutup ZH.


Reporter : Zul Hakim

Editor : David




Komentar Melalui Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tampilkan semua Komentar

Tulis Komentar

Sekilas Info


Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Menyalinkode AMP
Menyalinkode AMP
[Menyalin] kode AMP