Paguyuban Karawitan Mulyo Laras Adakan Pentas dalam Rangka Bersih Dusun Atau Rasulan

By SuaraLPKPK.com 19 Jul 2021, 16:30:34 WIB Suara Daerah
Paguyuban Karawitan Mulyo Laras Adakan Pentas dalam Rangka Bersih Dusun Atau Rasulan


Bantul, Suaralpkpk.Com - Bersih dusun atau yang sering disebut rasulan di Dusun Loputih Kalurahan Jatimulyo Kapanewon Dlingo Kabupaten Bantul diselenggarakan pada hari minggu malam senin (18/07/2021). Dalam acara bersih dusun atau rasulan kali ini diadakan dengan sangat sederhana. Namun demikian gelar tradisi yang sudah berjalan sejak turun temurun dari nenek moyang yang selalu dilaksanakan setiap tahun. Dalam acara bersih dusun tersebut diadakan kegiatan uyon-uyon hingga tengah malam  oleh Paguyuban Karawitan Mulyo Laras.


Baca Lainnya :

Rasulan atau bersih dusun merupakan tradisi yang sudah menjadi kegiatan rutin setiap satu tahun sekali. Bersih dusun sebelumnya diadakan berbagai kegiatan dari beberapa seni budaya dan ditampilkan juga lomba gunungan kreasi hiasan hasil bumi atau mengekspresikan budaya setempat. Namun demikian saat ini masih dalam situasi pendemi covid 19, maka rasulan atau bersih dusun diadakan dengan sangat sederhana dan tidak mengadakan pentas seni yang mengundang kerumunan massa.


Kepala Dusun Loputih Ngaderi saat ditemui awak media menyampaikan kegiatan tradisi bersih dusun atau Rasulan tahun ini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, hanya diadakan yang pokok-pokok saja di antaranya sedekah hasil bumi dengan membawa rangkaian nasi dan lauk pauk dibawa ke balai dusun langsung diikrarkan oleh kaum atau rois setempat dengan memohon keberkahan, keselamatan, keamanan dan ketentraman bagi masyarakat Loputih memohon kepada yang Maha Kuasa. Masyarakat sudah paham dan mentaati peraturan dari pemerintah, karena masa pandemi covid 19 tidak mengadakan istilah ramen-ramen (pertunjukan seni). 

Biasanya setiap rasulan atau bersih dusun pasti diadakan pertunjukan seni wayang kulit semalam suntuk, tetapi saat ini cukup dengan karawitan yang tidak mengundang kerumunan massa tuturnya.


Salah satu sesepuh Dusun Loputih menyampaikan kepada awak media sejarah rasulan sudah sejak dulu terus berjalan dan diadakan karena semua itu tradisi jawa tinggalan nenek moyang kita. Tradisi rasulan dan rangkain acaranya sampai saat ini juga tidak diubah rasul diadakan atau dilaksanakan pada hari senin legi setiap tahunnya tuturnya.


Salah satu tokoh masyarakat Panggih mengatakan kepada awak media biasanya rasulan yang sebelumnya belum ada covid sangat meriah karena semua seni yang ada di Dusun Loputih ditampilkan, lomba gunungan se-pedusunan juga di tampilkan sekaligus kirab atau arak-arakan keliling dusun tetapi saat ini hanya sederhana dan tidak seperti dahulu sebelum ada pandemi covid 19, dan ini diadakan sederhana dan tidak mengundang kerumunan sesuai aturan dari pemerintah.

Saya berharap adanya covid 19 ini segera hilang dan bisa seperti dahulu lagi masyarakat ayem tentrem dan aktifitas seperti biasa ungkapnya.


Ketua Paguyuban Karawitan Suyadi juga menyampaikan kepada awak media karawitan ini bisa lebih maju dan tetap meng uri-uri budaya jawa khususnya karawitan selalu ada dan jangan sampai tradisi peninggalan nenek moyang kita hilang adanya jaman modern. Semua acara rasulan atau bersih dusun ini selalu mengikuti aturan pemerintah dan mentaati protokol kesehatan, semoga adanya pandemi ini cepat berlalu dan hilang dari bumi pertiwi dan bisa seperti dulu lagi pungkasnya.


(Antok)




Komentar Melalui Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tampilkan semua Komentar

Tulis Komentar

Sekilas Info


Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Menyalinkode AMP
Menyalinkode AMP
[Menyalin] kode AMP