Mahasiswa Polije Temukan Budidaya Hidroponik Dikontrol Pakai Smartphone

By SuaraLPKPK.com 25 Okt 2020, 19:59:38 WIB Nasional
Mahasiswa Polije Temukan Budidaya Hidroponik Dikontrol Pakai Smartphone

Surabaya|suaralpkpk~Mahasiswa Politeknik Negeri Jember menemukan konsep budidaya hidroponik yang efektif dan efisien dengan memanfaatkan energi terbarukan dan bisa dikontrol melalui aplikasi Smartphone.


Konsep budidaya hidroponik secara modern dengan pemanfaatan energi terbarukan ini berhasil mendapatkan pendanaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dalam Program Kreatifitas Mahasiswa bidang Penerapan Teknologi (PKM-T) Tahun 2020

Baca Lainnya :


Sebagai informasi, Hidroponik merupakan suatu cara budidaya tanaman yang memanfaatkan air sebagai media penyerapann nutrisi tanpa menggunakan tanah.


Cara teknik ini mulai gencar dikembangkan karena sayuran hasil Hidroponik lebih sehat dan berkualitas. 


Sistem budidaya modern dengan sistem kontrol aplikasi android temuan mahasiswa ini dapat menjadi sebuah solusi dalam menghadapi permasalahan di kalangan petani atas masalah jauhnya jarak lahan dari rumah, proses budidaya yang kurang efektif dan efisen yang disebabkan peralatan budidaya yang masih sederhana dan dilakukan secara konvensional.


Davidy Aly Wafa selaku Ketua Tim menerangkan bahwa konsep budidaya modern dengan sistem kontrol aplikasi android dengan pemanfaatan energi terbarukan ini awalnya tercipta dari adanya keluhan petani hidroponik yang saat ini menjadi mitranya.


Dia menceritakan bahwa budidaya hidroponik yang dikembangkan masih kurang efektif dan efisien.


"Dari cerita curhatan itulah kami melakukan research dan percobaan. Bahkan berkali kali melakukan uji coba agar bisa benar efektif dan efisien menjawab keluhan," ujarnya.


Untuk cara kerjanya, dalam temuannya  itu budidaya hidroponik berbasis Internet of Think (IoT) dan akan mengintegrasikan antara siklus budidaya tanaman dengan beberapa sensor.


Sensor ini yang akan membantu proses budidaya, seperti TDS meter untuk mengetahui kadar nutrisi, PH meter, kadar PH, DHT sensor untuk mengetahui suhu dan kelembaban, serta relay untuk mengontrol jalannya pompa dan sprikle yang digunakan. 


Daya listrik yang digunakan dapat diperoleh melalui energi terbarukan, dalam hal ini adalah tenaga surya. 


"Alat sensor tersebut terhubung dengan WiFi yang kemudian memberikan informasi digital berbasis aplikasia android pada smartphone pemilik, sehingga pemilik dapat memantau kondisi tanaman dan proses budi daya jarak jauh melalui smartphone," ujarnya lagi.

  

Harapannya dengan pengonsepan energi terbarukan dan otomatisasi hidroponik berbasis internet of think (IoT)dapat membantu petani dan mitra merubah pola berfikir mereka untuk dapat menyesuaikan dengan kemajuan teknologi demi mendapatkan produktivitas dan efektivitas secaram maksimal


Dalam budidaya hidroponik tanaman yang dibudidayakan beraneka ragam yang padau umumnya memiliki segmentasi pasar yang bagus seperti pakcoy, selada, kaila, kangkung dan tanamanh hidroponik pada umumnya.


Dengan adanya pengonsepan dan pembelajaran terhadap mitra dan petani dapat membantu program dan ketahanan pangan kementrian pertanian dalam pemanfaataan lahan pekarangan dalam rangka mempercepat penganekaragaman pangan dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat pada KonsepK Kawasan Rumah Pagan Lestari (KRPL).(ima)

Publisher : Harianto




Komentar Melalui Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tampilkan semua Komentar

Tulis Komentar