LBH Malang Soroti Tragedi Rantai Gembok Ujung Penjabelan Motor Debitur Oleh Deb Colector

By SuaraLPKPK.com 14 Okt 2021, 12:45:35 WIB Nasional
LBH Malang Soroti Tragedi Rantai Gembok Ujung Penjabelan Motor Debitur Oleh Deb Colector


Malang.Suaralpkp.com - Peristiwa penggembokan dan perantaian motor secara sepihak oleh salah satu Leasing di Kota Malang yang sempat membuat geger warga Kota Malang perhatian dari berbagai kalangan.


Baca Lainnya :

Pasalnya,debitur yang dengan niat baik akan menyelesaikan tunggakan bukan malah mendapatkan solusi yang baik tetapi malah mendapatkan bujuk rayu oleh oknum yang mengaku suruhan Leasing tersebut serta tanpa sepengetahuan debitur sepeda motornya malah dirantai dan digembok.


Sebuah hal yang cukup ironis, terlebih dahulu terjadi di masa - masa Pandemi yang mana banyak masyarakat berteriak akan himpitan ekonomi tetapi di lain sisi masih ada pihak yang berlaku apatis, seperti halnya peristiwa yang terjadi antara Sutikno (warga Jl.LA Sucipto Malang) dan salah satu Leasing di Kota Malang pada Sabtu 09 Oktober silam.


Kuasa hukumnya beberapa advokat publik dari LBH Malang, Sutikno mencoba menyelesaikan permasalahan tersebut secara baik - namun lagi bukan solusi yang didapat saling melempar kewenangan dari pihak Leasing.


"Kemarin (Selasa, 12/10) saya dengan rekan - rekan dari LBH Malang mencoba mencari informasi dan solusi terkait dengan mendatangi kantor Leasing Jl. Buring tempat dimana motor saya 'dirantai dan digembok' akan tetapi seolah-olah pihak leasing terkait permasalahan saya yakni kewenangannya berada pada kantor Leasing yang beralamat di Singosari, lahh padahal saya nasabah Leasing yang di kantor Jl. Buring lagipula motor saya dirantai dan digembok juga disitu", ungkap Sutikno kepada awak media.


Sementara itu Andi Rachmanto, SH bersama beberapa rekan dari LBH Malang yang juga sebagai kuasa hukum Sutikno menyayangkan atas terjadinya peristiwa 'penggembokan dan perantaian' oleh pihak Leasing.


"Ini yang perlu kita pertanyakan, mengapa terjadi peristiwa Penggembokan dan Perantaian sepihak, yang mana hal itu terjadi di kantor Leasing pula. Darimana rantai dan gembok itu berasal?? apakah sudah disiapkan?? serta seperti apa prosedurnya dari leasing??. Padahal klien kami ini mau menyelesaikan, makanya mau menghadap ke kantor, eh bukan solusi yang didapat malah motor yang dikendarainya Digembok dan Dirantai", jelas alumni FH Unisma ini.


Pria yang juga ketua LBH Malang ini juga menambahkan bahwasanya sudah seharusnya masyarakat memahami akan putusan MK nomor 18/PUU-XVII/2019 yang mana mengubah pasal ayat 2 & 3 pasal 15 Undang Jaminan Fidusia karena dianggap bertentangan dengan UUD 45.


Jelas akan makna putusan MK tersebut yakni guna menciptakan kondusifitas di masyarakat terkait eksekutorial jaminan fidusi agar lebih berprikemanusiaan. Lah ini malah main 'Rantai Gembok'. Akhirnya kami Lapor Polisi atas peristiwa ini. Semoga saja permasalahan ini selesai dengan baik, jangan sampai sampai ada aksi - aksi tandingan semisal seperti: 'Masyarakat Turun Tangan dengan Menggembok & Merantai kantor Leasing', karena saya rasa masyarakat risih atas terjadinya peristiwa ini dan negara kita negara hukum yang menjunjung tinggi etika sopan santun.( van )




Komentar Melalui Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tampilkan semua Komentar

Tulis Komentar

Sekilas Info


Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Menyalinkode AMP
Menyalinkode AMP
[Menyalin] kode AMP