Kepala Dusun Diduga Sarankan Warganya Menikahkan Anaknya Nikah Siri Diam-Diam

By SuaraLPKPK.com 06 Mei 2021, 21:15:16 WIB Suara Jatim
Kepala Dusun Diduga Sarankan Warganya Menikahkan Anaknya Nikah Siri Diam-Diam


Banyuwangi,Suaralpkpk.Com - Perkawinan anak mengancam agenda-agenda pemerintah seperti program Keluarga Berencana (KB) dan Generasi Berencana (Genre) oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).


Baca Lainnya :

Hal ini dikarenakan perkawinan anak bisa menyebabkan ledakan penduduk karena tingginya angka kesuburan remaja Indonesia . Jika angka kelahiran remaja tidak dikendalikan, program pemerintah lain seperti program pengentasan kemiskinan dan wajib belajar 12 tahun akan terbebani.


Kini telah terjadi pernikahan yang di dukung oleh para orang tua dan seorang toko masyarakat Kepala Dusun,terletak di desa Genteng Kulon jalan Keramat, Kecamatan Genteng,Kabupaten Banyuwangi.


Pada awalnya pernikahan ini tidak di inginkan oleh keluarga bapak Arifin, selaku orang tua dari mempelai lelaki,Sunoto selaku dari orang tua anak perempuannya menuntut keluarga Arifin selaku orang tua anak lelakinya,


Sunoto meminta Untuk segera anaknya di nikahkan, karena anaknya bapak Arifin pernah bulan madu di luar nikah dengan anaknya  Sunoto.Kemudian sunoto meminta tolong kepada  Ponimen untuk membantu Sunoto untuk menyelesaikan masalahnya,lalu ponimen menemui seorang lembaga swadaya masyarakat untuk membantu masalah tersebut.


Namun seorang lembaga swadaya masyarakat lagi berkumpul dengan seorang wartawan,Akhirnya seorang lembaga swadaya masyarakat dan wartawan membantu Ponimen untuk menyelesaikan masalah tersebut,


Meluncurlah seorang lembaga swadaya masyarakat dan wartawan kerumah bapak Arifin yang terletak di desa genteng kulon jalan keramat.Ketika tiba seorang lembaga swadaya masyarakat dan wartawan dirumah bapak Arifin, wartawan mulai wawancarai keluarga bapak Arifin dan anaknya terkait permasalahan anaknya dengan anaknya Sunoto,


Ketika anaknya bapak Arifin di tanyakan oleh wartawan soal hubungan dengan anaknya bapak sunoto,


Sudah berapa lama kalian berhubungan, pernah kah kalian melakukan hubungan suami istri sebelum menikah,


Anak bapak Arifin menjawab dengan sedikit rasa takut, dan gugup,


"Iya saya pernah melakukan itu 1x, karena sama-sama suka, dan saya juga pernah hantar dia pulang dalam keadaan mabuk,"ungkapnya.


Masih wartawan dan seorang LSM terus menanyakan, soal hubungan anak Arifin ini  dengan anak Sunoto,


Apa sampean masih mau teruskan melanjutkan hubungan kalian sampai menikah,(apa kamu masih terus melanjutkan hubungan sampai menikah) kemudian Anak  Arifin ini menjawab dengan tegas dan tidak gugup,"Saya tidak mau lagi hubungan dengan inisial S,"jelasnya.


Dari pengakuan Arifin kepada wartawan dan LSM ketika kami habis wawancarai anaknya, bapak Arifin menjelaskan,"Inisial S itu memang sering datang kerumah saya, dan sering juga di ajak teman-temannya mabuk, bukan dengan anak saya saja."tuturnya.


Ketika wartawan dan LSM mendapatkan konfirmasi dari anak Arifin dan bapak Arifin sekeluarga, namun LSM dan Wartawan yang di suruh untuk mencari titik terang permasalahan tersebut,


Jelasnya keputusan bapak Arifin selaku orang tua anak lelakinya, meminta kepada kami agar keluarga bapak sunoto dan ponimen tidak menuntut Arifin,


Karena hubungan anak-anak mereka saling suka, kalau LSM dan Wartawan memberi titik terang, 


Lalu Arifin menyarankan surat perjanjian untuk keluarga bapak sunoto selaku orang tua anak perempuannya, dan Ponimen sebagai saudara dari sunoto,


Saran yang di usulkan oleh bapak Arifin kepada LSM, karena anaknya bapak Arifin tidak mau menikah dengan inisial S,kerena inisial S ini juga nakal, bukan bergaul dengan anak bapak Arifin, jadi bapak Arifin tidak mau di tuntut anaknya,


Dengan saran Arifin untuk buat surat perjanjian, agar keluarga bapak sunoto tidak bisa menutut anak kami lagi, Arifin meminta bantuan dengan LSM agar keluarga Sunoto mau membuat surat perjanjian,


Namun LSM dan Wartawan meninggalkan rumah Arifin, untuk mendatangkan keluarga bapak sunoto,


LSM terus mendatangkan keluarga Sunoto untuk tidak di lanjut permasalahan ini, karena permasalahan ini tidak ada yang salah,


Lalu keluarga  Sunoto dan bapak ponimen siap buat surat perjanjian, bapak ponimen selaku saudara bapak sunoto, meminta LSM untuk mengatur surat perjanjian tersebut,


Ke esokkannya surat perjanjian siap di buat oleh LSM atas permintaan dari keluarga Arifin dan keluarga Sunoto bersama Ponimen, tidak di sangkah kepala dusun turun gunung di duga memberi saran kepada keluarga Arifin untuk menikah anaknya dengan anak dari Sunoto,


Ketika LSM bersama Wartawan ingin mengantarkan surat  perjanjian tersebut, ternyata Kepala dusun dan keluarga Arifin, dan keluarga  Sunoto, menikahkan anak dari Arifin dan anak dari Sunoto secara Diam-diam


Pernikahan yang tidak di ketahui oleh para masyarakat sekitar, mulai dari masyarakat sekitar pihak Arifin, dan dari pihak Sunoto,


Ini sangat menimbulkan Tanda tanya, ada apa dengan pernikahan yang tadinya tidak di harapkan, justru malah terjadi,


Bahkan Ponimen sebagai saudara dari bapak sunoto tidak tau berlangsungnya pernikahan itu, RT pun tidak tau.


Raden Teguh F.




Komentar Melalui Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tampilkan semua Komentar

Tulis Komentar

Sekilas Info


Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Menyalinkode AMP
[Menyalin] kode AMP