Kepala Dinas Pendidikan Ajak Main Kucing-Kucingan Para Wartawan!

By SuaraLPKPK.com 04 Mei 2021, 14:47:59 WIB Suara Jatim
Kepala Dinas Pendidikan Ajak Main Kucing-Kucingan Para Wartawan!


Banyuwangi,Suaralpkpk.com-Bermacam cara politik para pejabat saat ini untuk mempertahankan jabatannya.Baginya nama dan jabatan adalah hasil untuk kepentingan pribadinya.


Baca Lainnya :

Tidak perduli bayangan tumbang suatu saat pasti akan mendapatkannya,kesalahan baginya adalah cara dan haknya selagi tidak terlihat terpancar luas,salah satunya kepala Dinas pendidikan kota Banyuwangi dan kabupaten Banyuwangi,yang akrab di panggil Bapak Suratno, bermacam cara para wartawan ingin menemui Suratno selaku kepala Dinas pendidikan,


Suratno selalu saja menghindar dari para wartawan saat ingin di wawancarai terkait para guru yang seharusnya di sanksi atas kesalahannya.Justru kepala Dinas pendidikan Suratno, hanya menjawab balasan via WhatsAp wartawan.


" Saya sudah menegur kepalah sekolah nya."tuturnya lewat pesan WhatsApp.


Ketika para wartawan membalas WhatsApp kepala Dinas pendidikan, apa ada sanksi untuk kepala sekolah,


Sangat di sayangin WhatsApp wartawan tidak di balas lagi saat pertanyaan wartawan terkait sanksi,


Karena wartawan ingin dapat konfirmasi yang jelas terkait kesalahan kepala sekolah,sudah di sanksi apa belum, wartawan mendatangi kantor dinas pendidikan yang terletak di kota Banyuwangi, kabupaten Banyuwangi,


Tidak di sangka kedatangan kami di ajak main kucing-kucingan,ketika kami datang di kantor Dinas pendidikan, kami menunggu kurang lebih 30menit, karena kepala Dinas pendidikan masih rapat.Setelah 30 menit Kepala Dinas pendidikan Suratno keluar dari ruangannya,


Namun para wartawan menghampirinya untuk di wawancarai, tidak sempat kami wawancarai Suratno selaku kepala dinas pendidikan kabupaten Banyuwangi ini, justru di suruh nunggu para wartawan,


"Nanti saja, saya masih ada rapat di ruangan sebelah, sebentar ya,"ungkap.


Dengan sangat senang wartawan di respon kedatangan nya di kantor dinas pendidikan kabupaten Banyuwangi itu,Kemudian wartawan siap menunggu karena hanya sebentar dalam ucapan Suratno selaku kepala dinas pendidikan kabupaten Banyuwangi,


Waktu terus berjalan, trik matahari mulai menyapa, para wartawan tetap semangat menunggu,demi ingin mendapatkan konfirmasi terkait kepala sekolah yang seharusnya dapat saksi atas pelanggarannya,


Satpam menunggu menghasilkan gaji, penjaga mayat pun mendapatkan gaji.Wartawan menunggu mendapat apa, kurang lebih satu jam para wartawan menunggu untuk bisa wawancarai Kepala dinas pendidikan,


Sangat di sayangin, para wartawan hanya mendapatkan petunjuk sifat seorang pejabat seperti Suratno yang sebenarnya,tidak ada rasa menghargai kedatangan wartawan, tidak ada rasa menunjukan jiwa sebagai pemimpin,


Terkesan aneh kepada Suratno selaku kepala dinas pendidikan kabupaten Banyuwangi ini,terkesan tidak menunjukan ketidak transparan sebagai penanggung jawab atas kesalahan yang di lakukan para kepala sekolah yang sudah jelas melanggar aturannya

Raden Teguh F.




Komentar Melalui Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tampilkan semua Komentar

Tulis Komentar