Gandeng PCNU Banyuwangi, Kapolri Kejar Targetkan 70 Persen Vaksinasi Presiden Jokowi

By SuaraLPKPK.com 14 Okt 2021, 19:33:16 WIB Nasional
Gandeng PCNU Banyuwangi, Kapolri Kejar Targetkan 70 Persen Vaksinasi Presiden Jokowi


Banyuwangi , Suaralpkpk.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung kegiatan serbuan vaksinasi yang diselenggaran oleh TNI-Polri bersama PCNU, Banyuwangi, di RSNU Mangir, Kamis (14/10/2021).


Baca Lainnya :

Sigit mengungkapkan, sinergitas dengan PCNU Banyuwangi dan pemangku kepentingan lainnya ini untuk mengejar target vaksinasi sebesar 70 persen yang dicanangkan oleh Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi). 


"Dan kemudian terkait vaksinasi harus kami tingkatkan dan percepat. Sehingga kemudian seluruh masyarakat Indonesia yang diharapkan Bapak Presiden minimal 70 persen bisa tercapai," kata Sigit dalam jumpa pers usai meninjau serbuan vaksinasi.


Mantan Kapolda Banten ini menekankan, guna mencapai target tersebut harus dilakukan vaksin sehari dua juta dosis. Untuk mencapai angka itu, Sigit menyebut, perlu adanya sinergitas dengan semua pihak untuk bersatu padu menciptakan kekebalan komunal. 


"Jadi target kami bagaimana dalam satu hari bisa dilaksanakan dua juta untuk seluruh rakyat Indonesia. Dan ini perlu kerja keras kita semua, gabungan dari seluruh tenaga vaksinator untuk bersama-sama bersinergi, bersatu padu, sehingga target yang dicapai ini bisa tercapai dan tentunya harapan kita semuanya," ujar eks Kabareskrim Polri ini.


Akselerasi vaksinasi, lanjut Sigit, perlu dilakukan karena saat ini, Pemerintah telah memberikan kelonggaran terhadap aktivitas masyarakat. Pasti, kata Sigit, pelonggaran yang ada harus diiringi dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) serta percepatan vaksinasi. 


Dengan begitu, menurut Sigit, potensi laju pertumbuhan Covid-19 tidak terjadi di tengah kelonggaran yang ada. Indonesia sempat mengalami kejadian kasus harian virus corona yang tinggi, namun saat ini telah mengalami penurunan drastis. Sehingga, diperlukan upaya yang maksimal untuk menghindari adanya lonjakan kembali terjadi.


Sigit menyebut, penanganan dan pengendalian Covid-19 Indonesia berada di peringkat pertama untuk kawasan Asia Tenggara. Karena itu, tren positif tersebut harus dipertahankan dengan kerjasama dan komitmen bersama dari seluruh elemen masyarakat bersama dengan Pemerintah. 


"Alhamdulilah Indonesia yang sempat berada di bawah saat ini ada di angka tertinggi. Tentunya ini harus dipertahankan. Berala penurunan tingkat tentunya ada pelonggaran. Sehingga masyarakat bisa beraktivitas. Ketika aktivitas masyarakat mulai kembali normal, tentunya kita harus menjaga angka Covid-19 jangan naik kembali . Bagaimana caranya, mau tak mau kita harus melaksanakan prokes yang ketat," ucap Sigit. 


Disisi lain, Sigit juga peduli tentang penanganan terhadap kontingen yang selesai bertanding di PON ke-XX Papua. Pasalnya, Pemda harus mempersiapkan yang tepat, guna menghindari terjadinya klaster baru dari hal tersebut. 


"Oleh karena itu saya titip juga Pemda, official dan atlet yang kembali paska-PON laksanakan prokes bagaimana pelaksanaan tes di PCR lagi. Sehingga dipastikan masyarakat dan pejabat serta atlet dipastikan negatif. Sehingga kemudian bisa berinteraksi lagi dengan masyarakat," papar Sigit .


Lebih dalam, Sigit juga memaparkan untuk melakukan kesiapan ataupun upaya untuk menghadapi beberapa event-event internasional yang akan diselenggarakan di Indonesia. 


Dalam kunjungan tersebut, Panglima TNI dan Kapolri juga menyempatkan untuk menyapa langsung Puskesmas di Banyuwangi, secara virtual. Dalam interaksinya itu, Sigit berharap sinergitas TNI, Polri dan semua pihak untuk terus dipertahankan kedepannya. 


"Pesan kami walaupun diatas kegiatan vaksinasi rata-rata 58 persen namun prokes tetap dilaksanakan. sehingga menjaga 100 persen dan angka Covid-19 bisa dikendalikan. Karena apa lagi kita menghadapi hari-hari besar, libur panjang. Sehingga tentunya akan ada perlawanan. peningkatan kalau kita tidak jaga. Tapi sekali lagi terima kasih atas seluruh kerja keras dari rekan-rekan TNI, Polri Dinkes kecamatan dan relawan yang terus berjuang. Sehingga sampai saat ini laju Covid-19, khususnya di Banyuwangi bisa tertangani dengan baik," kata Sigit . 


Untuk diketahui, kegiatan serbuan vaksinasi ini merupakan inisiasi TNI-Polri dan PCNU Banyuwangi yang dilaksanakan secara serentak di 45 titik yaitu RSNU Mangir Banyuwangi dan 25 Kecamatan di Kabupaten, Banyuwangi.


Lokasi utama pelaksanaan kegiatan Serbuan Vaksinasi ini adalah RSNU Mangir Banyuwangi, sedangkan 25 Kecamatan melaksanakan di masing-masing Puskesmas.


Total target vaksinasi sebanyak 16.000 dosis. Dengan rincian, 1.500 dosis untuk RSNU Mangir dan 14.500 dosis untuk 25 Kecamatan.(mjb/red humas )




Komentar Melalui Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tampilkan semua Komentar

Tulis Komentar

Sekilas Info


Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Menyalinkode AMP
Menyalinkode AMP
[Menyalin] kode AMP