Dugaan Adanya Manipulasi Adminitrasi Di Rumah Sakit Baptis Kediri
www suara lpkpn com,mengungkap fakta di balik data

By SuaraLPKPK.com 09 Apr 2021, 07:44:07 WIB Suara daerah
Dugaan Adanya Manipulasi Adminitrasi  Di Rumah Sakit Baptis Kediri

Suaralpkpk.com



Baca Lainnya :

Kediri ~ Rumah Sakit Baptis yang berlokasi di Kabupaten Kediri,di duga adanya  manipulasi biaya administrasi rawat inap,ini penjelasan beberapa praktisi hukum di Nganjuk  (8/4/2021).


Seperti halnya yang dialami WY (44),yang mana pada saat ke dua anaknya AW (18) dan NW (16) menjalani ranap inap di salah satu Rumah Sakit terkenal di Kota Kediri,yaitu Rumah Sakit Baptis yang terletak di Jln.Brigjen (Pol) LBH Pranoto No 1-7 Kediri.

Saat itu kedua anak WY (44) menjalani perawatan (rawat inap) dalam waktu yang tidak bersamaan di Rumah Sakit Baptis Kediri pada tanggal 04 - 08 Maret 2021 dan 15 - 18 Februari 2021 karena keduanya mengalami sakit Demam Berdarah Dengue (DBD).


Selaku Kuasa Hukum Hariyono,SH,MH,M,Kn mengatakan,bahwa pihaknya mengirimkan Somasi pada hari Senin 5 April 2021 selama jangka waktu 7 hari,bila selama jangka waktu yang ditentukan tidak ada tanggapan,maka kita akan ke Kepolisian dan Kemenkes,benar atau salahnya menurut hukum,dan kami berharap pihak Rumah Sakit bisa klarifikasi serta memberikan penjelasaan"ujar Hariono.


Imam Ghozali,SH,MH dalam hal ini juga selaku Kuasa Hukum menjelaskan,bahwa pada Hari Sabtu 6 Maret 2021 sekitar pukul 14.00,dua clain kami yang bernama  AW (18) dan NW (16) adalah anak dari saudari WY (44),yang saat itu dipanggil perawat ke loket 12 untuk membayar  DP terlebih dahulu sebesar Rp 5.000.000 (lima juta) dibayar saat itu juga,apabila loket 12 sudah tutup pembayaran DP diarahkan ke lantai 2,dan pada Hari Minggu 7 Maret 2021 klien kami membawa uang DP tersebut,ada ketakutan pada clien apabila dirinya  tidak bisa membayar DP tersebut yang harus dibayar diloket 12,karena jika tidak membayar DP tersebut maka pasien tidak akan kami tangani secara medis.


"Apabila dibenarkan tindakan perawat pada loket 12 meminta DP kepada keluarga pasien sebelum pasien ditangani?selain masalah DP,pihak Rumah Sakit Baptis juga terkesan curang (bedrog),obat 5 ditulis 7 dan sehingga clain  kami harus membayar lebih besar dari yang diperhitungkan karena selalu tertulis selisih lebih banyak"ungkap Ghozali.  (Gik)




Komentar Melalui Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tampilkan semua Komentar

Tulis Komentar