Diduga Menggelapkan Barang Dan Pajak Terjadi Penganiayaan Salesman PT. Pratama Prima Bajatama
www suara lpkpk com, cerdas faktual terpercaya

By SuaraLPKPK.com 26 Jun 2022, 07:16:00 WIB Suara Provinsi
Diduga  Menggelapkan Barang Dan Pajak Terjadi Penganiayaan Salesman PT. Pratama Prima Bajatama

Keterangan Gambar : Foto Alek Syah Riko Orang Tua Korban Intimidasi Dan Penganiayaan Serta Kekerasan Yang Di tuduh anaknya Telah Melakukan Tindakan Penggelapan Barang Perusahaan PT Pratama Prima Batamama Bekasi


Gresik,Suara lpkpk com, Sabtu, 10/9/2020.Tindakan intimidasi, penganiayaan, dan kekerasan dari siang sampai sore memaksa memberi pernyataan tindakkan yang dilakukan Rico melakukan penggelapan barang milik perusahaan.


Kekecewaan seorang ayah (Alek) yang memperjuangkan ketidak bersalahnya anak (Rico) dari pemukulan pakai tangan Deddy Setiawan Tan Bos PT. Pratama Prima BAJATAMA Bekasi.Sabtu, 25/6/2022

Baca Lainnya :


Slamet Riyadi saksi yang melihat langsung adanya penyekapan.


Karena kekuasaan konglomerat Deddy Setiawan Tan dan Direktur winoto, SH mantan anggota DPRD Kota Bekasi pelindung Bos TELE. Anak saya korban justru menjadi tersangka.


Alek sebagai orang tua Rico meminta keadilan atas kriminalisasi yang sangat jahat, karena melaporkan penggelapan pajak negara bos PT. Pratama Prima Bajatama yang perkaranya digantung di Polda Metro Jaya.


Kriminalitas di Polda Metro Jaya sangat kejam dan jahat. Alek sudah melaporkan sampai ke Mabes Polri, ke Dirjent Pajak, dan Kantor Menkopolhukam. Tapi belum ada tindakan dari para pejabat. Polda Metro Jaya DS. Cakirmul Bantar Gebang Bekasi RT. 002 RW. 005 Ciketing Udik. Kecamatan Bantar Gebang. Kota Bekasi Jawa Barat


Rico dijebak pidana pemalsuan memo, pengambilan barang, dan pemalsuhan INVIOCE (lembar daftar tagihan yang dikeluarkan penjual kepembeli). Artinya sengaja Deddy Setiawan Tan "Menjebak" sales melakukan tindak pidana.


Selanjutnya sales dapat dikendalikan untuk menjual barang Non PPN-TELE seperti yang dialami Rico.


Sales sangat takut dengan Deddy. Selanjutnya sales dapat dikendalikan untuk menjual barang Non PPN-TELE.


Sistem penjualan TELE Non PPN sangat jahat. Toko tidak mau mengakui order dan takut mengakui menerima barang. Semua permasyalahan berlatar belakang Dugaan Penggelapan Pajak.


Tidak ada yang Rico gelapkan, bahkan selama 10 bulan Rico banyak nomboki menggunakan uang saya, ujar Alek.


Sejak November 2019 Alek sudah mengingatkan dan memaksa Rico untuk keluar dan berani menentang TELE. Akhirnya tahun 2020 Rico mendesak Deddy Setiawan Tan untuk mengembalikan jaminan sertifikat dan ijasah S1. Tetapi dijawab boleh mengundurkan diri sesudah Rico mendapatkan ganti sales baru.


Sejak Juli 2020 Rico menentang penjualan sistem TELE. Karena selalu menentang penjualan sistem TELE, Rico sering diancam dilaporkan penggelapkan dan penipuan. Rico tidak pernah mendapatkan uang dari hasil penggelapan pajak PPN.


Apabila ada sales yang berani menentang TELE pasti akan diancam/ dituduh pidana. Akhirnya salesman tidak berani berbuat apa-apa dan selamanya harus mengikuti perintah Deddy.


Dengan sesuka hati Deddy memasukan barang yang berkarat ke Jawa Tengah =2,5% untuk penjualan yang menggunakan faktur pajak kodenya WA (WhatsApp). Dipenjualan yang menggunakan faktur pajak Deddy tidak berani memasukan barang yang berkarat. Semua barang bagus tidak ada yg berkarat. Sehingga tidak ada penolakan dan pembatalan barang. 


Deddy selalu berpesan agar hal-hal yang terkait dengan penjualan TELE tidak boleh diketahui oleh orang lain selain yang ada di grub TELE.


Bulan Februari sampai dengan Mei 2020 banyak barang yang berkarat, sehingga yang ditolak semakin banyak, membuat Rico  kwalahan. Rico harus mengganti surat jalan,  mengatur bongkar muat, membayar ongkos truk, menyimpan barang, merubah INVIOCE. Dan Rico harus menyetorkan tepat waktu. Apabila terlambat lebih 45 hari akan di denda.


Cara Deddi mengikat sales: 

- sales tidak boleh mengundurkan diri sebelum ada pengganti

- fasilitas pemberian kredit mobil yang di dalam perjanjian terikat dengan jaminan sertifikat

- jaminan sertifikat dan ijasah S1

- PKWT

- Di kriminalisasi dengan sistem TELE sales "Dipaksa" melakukan pelanggaran pidana 


Perusahaan akan membuang barang yang berkarat, apabila ditolak toko, sales harus menjualnya kembali ke toko yang lain. Dengan demikian sales harus merubah surat jalan dan merubah INVIOCE untuk penagih ke toko yang menerima barang tolakan/berkarat.


Dan apabila datang polisi semua toko tidak mau mengakui menerima barang dari sales PT Pratama Prima Bajatama. Deddy memberi potongan 2,5% ke toko yang order Non PPN-TELE, ini yang dipakai Deddy untuk melaporkan sales dengan pasal penipuan/order fiktif/penggelapan.


Untung Karim saksi kunci  yang netral dan jujur. Orang yang berani berkata benar. Tetapi keterangannya tidak dimasukan BAP ?


Rico dipaksa  menjual barang Non PPN dengan cara ditarjet dan di denda. Deddy sengaja membuang wermes dan BRC yang berkarat di area Rico. Tarjet wermes dan pagar BRC 13.000 lembar/bulan. Apabila penjualan mencapai 6.500 lembar berarti tanjet barang kurang setengah lembar di denda Rp. 500 x 6.500 lembar = Rp. 3.250.000/bulan.


Sesudah mengalami penganiayaan dan penyekapan, Rico dikawal oleh Riki Kusnadi ke Purwokerto.


Toko yang semula tidak mengakui order akhirnya mengakui menerima barang dan berkata jujur.


Tanggal 15/10/2020 jam 02.00 WIB  Alek menjemput Rico di hotel Moroseneng. Saat itu juga Deddy menghubungi Polsek Baturaden dan melaporkan bahwa Alek merampas invoice TELE. Penjemputan itu Alek di Polsek Baturaden Purwokerto dari jam 04.00 s/d 14.00 siang. 


Alek melaporkan adanya penyekapan di Psek Baturaden Purwokerto tanggal 15/10/2020. Deddy tidak berani datang ke Polsek Baturaden Purwokerto.


Perkara "Mengambang"  akibat ulah oknum - oknum Polisi Psek Bantar Gebang, Polres Metro Jaya Kota Bekasi, ujar Alek sebagai ayah dari Rico 


Alek adalah loyalitas pendukung bapak Jokowi dan merupaka Kader dar Partaii PDI Perjuangan yang merasa kecewa sebagai Kader PDI Perjuangan yang sudah 20 tahun mengabdi di Kota Batam. Tetapi saat ada masalah di Bekasi tidak mendapat perhatian dari PDI Perjuangan. Teristimewa kepada sekjen Hasto Kristianto. Padahal sudah menghadap ke beliau.


(Dyah)

Publizer: Suryo




Komentar Melalui Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tampilkan semua Komentar

Tulis Komentar

Sekilas Info


Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Menyalinkode AMP
Menyalinkode AMP
[Menyalin] kode AMP