Bupati Sleman Menanggapi Wacana PPKM Level 3,Akhir Tahun Wisata Tetap Buka
www suara lpkpk com, cerdas faktual terpercaya

By SuaraLPKPK.com 25 Nov 2021, 18:21:25 WIB Suara Provinsi
Bupati Sleman Menanggapi Wacana PPKM Level 3,Akhir Tahun Wisata Tetap Buka




Baca Lainnya :

Sleman,suaralpkpk-menanggapi wacana PPKM Level 3 pada saat libur Natal dan Tahun Baru, Pemkab Sleman memastikan wisata di Bumi Sembada tetap dibuka, hal tersebut di sampaikan Bupati Sleman Dra. Hj. Kustini Sri Purnomo saat dikonfirmasi awak media pada Selasa (23-11-2021), beliau juga  menyampaikan bahwa objek wisata yang sudah dibuka tidak akan ditutup. Para pelaku wisata diminta untuk tidak khawatir terhadap penerapan PPKM level 3 mendatang.



"Kita sejalan dengan DIY. Destinasi tetap akan dibuka tapi tetap dengan pembatasan sesuai level 3 itu, jadi jangan khawatir," tegas Kustini.


Meskipun tidak ditutup, Kustini tetap meminta agar para pelaku wisata tidak menggelar pesta atau kegiatan khusus yang dapat membuat kerumunan, pasalnya hal tersebut dapat berpotensi membuat penyebaran virus Covid-19.



"Ya jangan ada kegiatan tertentu seperti pesta kembang api atau yang dapat menimbulkan kerumunan, khawatirnya bisa timbul penyebaran dan berpotensi klaster baru," terang Kustini.


Meskipun wisata tidak ditutup, Kustini menegaskan jika Pemkab Sleman akan menyiapkan sejumlah skenario awal guna membatasi wisatawan menghadapi libur Natal dan Tahun Baru.



"Kalau posko gabungan nanti ada,Kemudian akan diperkuat dengan pemantauan baik dari pemerintah dan instansi terkait di tempat wisata melalui koordinasi utamanya berkaitan dengan jumlah pengunjung di setiap lokasi," ungkap Kustini.



Lebih lanjut Kustini juga menyampaikan jika sejumlah aturan pembatasan sedang dipersiapkan salah satunya berkaitan dengan pembatasan kunjungan wisatawan dalam satu destinasi wisata, untuk kemudian memastikan penerapan protokol kesehatan (prokes) serta sarana pendukung lainnya di seluruh wisata, termasuk memastikan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi saat memasuki tempat wisata akan diperketat.



"Untuk pembatasan jumlah wisatawan masih akan menunggu ingubnya. Yang pasti sarana dan prasarana prokesnya harus dipastikan. Termasuk keberadaan gugus covid-19 tingkat kalurahan juga terlibat di dalamnya, tentu berat kalau tempat wisata yang sudah dibuka ditutup lagi. Karena dampaknya akan langsung besar. Yang pasti kita akan lakukan pembatasan dan saya berharap pengelola wisata juga melakukan hal yang sama agar semua dapat berjalan dengan baik," pungkasnya. 


Reporter: Antok

Publizer: Suryo




Komentar Melalui Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tampilkan semua Komentar

Tulis Komentar

Sekilas Info


Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Menyalinkode AMP
Menyalinkode AMP
[Menyalin] kode AMP